STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS MASA COVID-19 TAHUN PELAJARAN 2021/2022

0

 

 

Tahun 2019 dunia dibuat terhentak dengan mulai mewabahnya virus Corona setelah berjangkitnya penyakit flue burung. Corona Virus 19 atau yang sering disebut Covid 19 semakin meluas dengan cepat. Hampir seluruh Negara di dunia terkena wabah ini. Virus Corona 19 menyebabkan penderita mengalami demam yang tinggi, perih di tenggorokan, sakit kepala, batuk, kelelahan, diare, hilangnya indra perasa atau penciuman, ruam pada kulit, rasa tidak nyaman, mata merah. Pada gejala serius terjadi sindrom pernafasan; kesulitan bernafas atau sesak nafas, nyeri dada atau rasa tertekan pada dada, hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak dan lain sebagainya hingga berakhir pada kematian.

Setiap hari korban akibat Virus Corona ini semakin bertambah dan ini mengakibatkan kengerian luar biasa di masyarakat.  Mengingat cepatnya penularan virus Corona dan bahaya yang ditimbulkan, maka seluruh kepala-kepala Negara mengeluarkan kebijakan untuk menyembuhkan dan memutus rantai persebaran virus tersebut. Fasilitas kesehatan dibangun dan ditingkatkan, sementara fasilitas-fasilitas umum dibatasi bahkan ditutup untuk menghidarkan terjadinya kontak fisik yang memungkinkan tersebarnya virus lebih cepat. Seruan-seruan porotokol kesehatan Covid 19 terus disosialisakian melalui selebaran-selebaran, artikel-artikel, pampflet-pamflet, dan lain sebagainya. Negara menyatakan darurat Covid 19.

Dampak wabah Covid 19  dapat dirasakan pada berbagai sector seperti kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Terutama bidang pendidikan, sejumlah 13 negara yang di dalamnya terdapat Cina, Jepang, dan Indonesia memilih untuk menghentikan aktivitas sekolah untuk memutus rantai persebaran Covid-19. UNESCO menghimbau agar masyarakat dan pelajar tetap tinggal di dalam rumah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengeluarkan kebijakan untuk Belajar Dari Rumah (BDR), proses belajar mengajar dilakukan siswa dari rumah. Guru dapat memberikan pembelajaran melalui platform WA dan lain sebagainya. Metode dan pelaksanaan BDR dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang terdiri dari PJJ dalam jaringan (Daring), PJJ luar jaringan (Luring), serta kombinasi daring dan luring (Blanded).

Berikut ini adalah Panduan Teksni Standar Operasional Prosedur Pembejaran Tatap Muka Terbatas  yang diterapkan di SMAN 2 Unggul Sekayu. (Pdf)

SOP PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS SMAN 2 UNGGUL SEKAYU

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.